• 3

    May

    Menyoal Kekerasan Seksual: Urgensi Pendidikan Kesehatan Reproduksi

    Oleh: Ani Rufaida Sabtu, 27 April 2013, TMC Organizer Novel Kepompong Pijar menyelenggarakan talk show tentang Seksualitas Remaja Problematika dan Solusinya, acara ini sekaligus peluncuran novel Kepompong Pijar oleh Iffah selaku penulis novel, yang telah menerbitkan empat edisi. Acara yang bertempat di Meeting Hall Gedung Perpustakaan UIN Yogyakarta dihadiri oleh mahasiswa dan tamu undangan. Novel Kepompong Pijar mengisahkan kekerasan gender yang ada di lingkungan kita, untuk itu peluncurannya dibarengi denga...
  • 3

    May

    National Meeting Indonesia Act Ke-13: Tentang Trafficking

    Oleh: Ani Rufaida Yogyakarta, 2-5 April 2013, Rifka Annisa dan beberapa lembaga yang bekerjasama dengan Indo act, menyelenggarakan pertemuan nasional. Pertemuan ini dilaksanakan oleh lembaga yang tergabung dalam program pencegahan isu trafficking anak. Kegiatan yang diikuti dari 14 anggota ini diantaranya Rifka Annisa Yogyakarta, Yayasan Ibu Jakarta, Setara institut Semarang, LRC KJHAM Semarang, Rumah Perempuan Kupang dan sebagainya. Acara yang berlangsung selama empat hari ini berlangsung di Hotel Wisma Joglo, Jl. Laksda Adi Sucipto Km. 6. Ahmad Jaelani se...
  • 26

    Apr

    OPEN RECRUITMENT

    Rifka Annisa merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bekerja dalam penghapusan tindak kekerasan terhadap perempuan sejak tahun 1993. Rifka Annisa membuka peluang bagi kawan-kawan yang berminat bergabung dengan Rifka Annisa sebagai Relawan dan Staf Part-Time. 1.Relawan Konselor Psikologi Jumlah Dibutuhkan : 1 (satu) orang Tugas Utama: Melakukan pendampingan psikologi Kualifikasi: Fresh graduate atau mahasiswa tingkat akhir (tidak sedang skripsi) fakultas Psikologi Memiliki jiwa kerelawanan tinggi Siap dikontrak untuk 6 bulan atau bisa diperpanjang Tertarik dengan isu genderdan maskulinitas Tertarik dengan konseling Komunikatif dan memiliki inisiatif tinggi Memiliki pengetahuan mengenai alat tes dan administrasinya Mampu melakukan interpretasi hasil tes Mampu berbahasa
  • 15

    Apr

    Perempuan dan Media Massa

    Oleh: Sri Mulia Panani Tidak dapat dipungkiri, perempuan adalah pasar potensial dalam media massa. Berita mengenai sisi perempuan dari segi manapun menarik untuk diberitakan, bahkan bisa meraup keuntungan. Terbukti beberapa acara stasiun televisi menayangkan acara mengenai perempuan. Begitu juga di media massa berita mengenai perempuan menjadi berita yang banyak menyita perhatian. Misalnya, berita mengenai perkosaan, pencabulan, pelecehan seksual guru terhadap muridnya, gratifikasi seksual mahasiswa M yang sempat menjadi headline berita di media massa. jika berita tersebut dikemas sesuai fakta tanpa mengandung unsur sensualitas, vulgar, memojokkan korbannya itu tidak apa-apa. Akan tetapi, terkadang media lebih mementingkan bagaimana berita tersebut dikemas menarik penonton, maupun pembac
  • 15

    Apr

    Dominasi Laki-Laki Dari Dulu Hingga Sekarang

    Oleh: Sri Pramulia Panani Dominasi laki-laki telah menempatkan sejarah panjang dalam peradaban manusia. Hal tersebut terlihat lelaki selalu memegang peran sebagai penguasa selama berabad-abad. Bila dibandingkan dengan perempuan, tentu tidak banyak perempuan yang berkuasa dan menjadi pemimpin di dunia ini. Sebagian besar perempuan ditempatkan hanya sebagai pelengkap dalam dominasi laki-laki. Dominasi lelaki atas perempuan itu terjadi hampir di semua lini kehidupan. Baik dalam kehidupan rumah tangga, kegiatan sosial, dan tentunya dalam kancah politik. Secara umum lelakilah yang mengambil peran dalam berbagai aktivitas tersebut. Jika pun ada perempuan yang maju di panggung politik tidak banyak jumlahnya. Selebihnya hanya menjadi mahluk nomor dua, menjadi korban dari segala kebijakan yang d
  • 21

    Mar

    Belenggu Kekerasan dan Diskriminasi pada PSK

    Oleh: Sri Yulita Pramulia Panani Pekerja Seks Komersial (PSK) adalah kelompok yang rentan mengalami kekerasan serta diskriminasi, tetapi kurang mendapatkan perlindungan dan perhatian. Menurut pengertiannya pekerjaan seks komersial adalah suatu ketetapan atau ketentuan dimana terjadi penukaran layanan jasa seksual untuk memperoleh pembayaran atau untuk memperoleh material.. Seseorang yang melakukan pekerjaan tersebut disebut dengan Pekerja Seks Komersial atau biasa disebut dengan PSK. Istilah pekerja seks komersial (PSK) menggantikan istilah sebelumnya yaitu wanita tuna susila (WTS). Dalam perkembangannya yang menjual jasa seksual tidak hanya perempuan namun juga laki-laki, akan tetapi dalam tulisan ini memberi batasan pada perempuan. Karena, perempuan lebih rentan mengalami tindak keker
  • 21

    Mar

    Hari Perempuan Internasional, Sebuah Refleksi

    Oleh: SriYulita Pramulia Panani Tanggal 8 Maret, hari seluruh perempuan sedunia merayakan Hari Perempuan. Hari untuk menghormati perjuangan dalam upayanya memperjuangkan perubahan dan mengingat kemajuan yang telah dibuat untuk peningkatan kualitas hidup perempuan. Di hari tersebut, perempuan tetap berkomitmen untuk berjuang terbebas dari berbagai ketidakadilan, diskriminasi dan tindak kekerasan di segala sektor kehidupan. Di sisi lain,masih banyak perempuan yang belum benar-benar terbebas dari segala macam bentuk kekerasan dan diskriminasi gender. Bentuk-bentuk ketidakadilan serta diskriminasi gender hingga hari ini masih dirasakan oleh sebagian besar perempuan, tak luputperempuan pedesaan. Bahkan mungkin saja, mereka sendiri tidak tahu jika hari untuk memperingati perempuan itu ada. Ka
  • 21

    Mar

    Pendidikan Bagi Perempuan Itu Penting

    Oleh: Sri Yulita Pramulia Panani Saat ini bukan lagi era-nya Kartini, di mana perempuan dibatasi ruang geraknya untuk mengenyam pendidikan. Sekarang, baik perempuan maupun laki-laki memiliki kesempatan yang sama dalam pendidikan yang mereka inginkan. Di era globalisasi seperti saat ini, perempuan mau tidak mau dituntut untuk bersaing dengan laki-laki dalam segala sektor. Akan tetapi, fakta terkadang berbicara lain. Perempuan masih terbatasi oleh pandangan agama dan budaya dalam mengembangkan potensi dirinya, termasuk mengenyam pendidikan tinggi. Pandangan agama dan pandangan budaya, seperti budaya patriarkhi turut mempengaruhi pendidikan untuk perempuan. Pandangan agama yang menyinggung bahwa perempuan itu bagian dari laki-laki, segala yang berkaitan dengan keputusan besar perempuan laki-
  • 11

    Mar

    Liputan Jogja TV: Cinta yang Setia

    Tema Merayakan Kesetiaan Cinta yang diangkat Rifka Annisa pada peringatan Hari Perempuan Sedunia 2013 lalu dibahas dalam acara Bincang Hari Ini awal Maret di Jogja TV. Any Sundari selaku Manajer Hubungan Masyarakat dan Media Rifka Annisa menjelaskan, tema tersebut muncul lantaran banyaknya pejabat publik yang justru mencederai kesetiaan cinta melalui selingkuh yang dilegalkan melalui nikah siri dan poligami. Cinta yang tidak setia itu sendiri merupakan salah satu bentuk kekerasan. Tema yang dipaparkan tersebut mengundang banyak pendapat dari masyarakat Yogyakarta. Salah satu penanya beranggapan, selingkuh ataupun poligami tidak akan terjadi ketika seorang istri memberikan pelayanan yang baik. Menganggapi pendapat itu, Nurul mengemukakan bahwa struktur sosial yang terbentuk dalam masyar
  • 6

    Mar

    Diskusi dengan Our Voice, Cinta dan Keberagaman Seksual

    Gagasan seputar seksualitas di masyarakat nampak didominasi oleh sistem heteronormatif, bekerja melalui pola pikir oposisi biner, sistem ini telah berhasil mempengaruhi lahirnya penilaian normatif terhadap relasi seksual. Pandangan normal dan tidak normal dalam relasi seksual dibenturkan hingga menghasilkan penilaian yang berbeda dan akhirnya melahirkan reaksi yang berbeda pula di masyarakat. Hingga kini hanya relasi heteroseksual yang dianggap sah dan wajar, sementara relasi homoseksual acap kali mendapat penilaian negatif, yang kemudian menjadi inferior, subordinat, terpinggirkan bahkan tidak didengar. Atas dasar itu Divisi Humas Media Rifka Annisa menggelar diskusi tentang “Keragaman Seksualitas” (Rabu, 27/03/13), yang merupakan diskusi lanjutan dari pelatihan sebelumnya
- Next

Author

Follow Me