Program

19 Sep 2012

Sebagai pusat krisis untuk perempuan dan pusat pengembangan sumber daya manusia Rifka Annisa menyediakan beberapa layanan.

Pendampingan korban

Konseling atau konsultasi psikologis. Layanan ini dapat dilakukan melalui beberapa cara di antara tatap muka, melalui telepon, surat (baik elektronik maupun surat biasa), dan kunjungan rumah untuk perempuan korban kekerasan. Pendampingan hukum yang meliputi konsultasi hukum dan pendampingan hukum dalam proses-proses peradilan apabila klien memutuskan untuk membawa masalahnya ke pengadilan. Penyediaan rumah aman untuk perempuan korban kekerasan apabila terancam keselamatannya atau tidak mendapatkan dukungan dari keluarga dan komunitas. Outreach atau yang lebih dikenal dengan layanan pro-aktif. Yakni sebuah cara yang dapat digunakan oleh konselor untuk melakukan konseling untuk perempuan korban kekerasan.

Program untuk laki-laki (konsultasi laki-laki)

Konseling untuk laki-laki pelaku kekerasan. Sejak tahun 1997 Rifka Annisa menganggap bahwa laki-laki adalah mitra potensial dalam upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Sehingga Rifka Annisa melibatkan laki-laki dalam upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Program atau layanan ini dikenal dengan program pelibatan laki-laki. Dalam rangka meningkatkan kesadaran laki-laki Rifka Annisa telah menerbitkan buku menjadi suami yang sensitif gender. Dan sebagai tindak lanjut dari program pelibatan laki-laki, sejak tahun 2006 Rifka Annisa telah memulai menyediakan layanan untuk laki-laki pelaku kekerasan (suami pelaku kekerasan).

Penyediaan layanan ini berdasarkan data bahwa 90 persen perempuan yang menjadi korban kekerasan suami memutuskan kembali ke suami dan tidak ada penanganan untuk suami pelaku kekerasan.

Penelitian dan Pelatihan

Penguatan kapasitas untuk mitra eksternal. Layanan dilakukan dengan beberapa cara di antaranya dengan menyelenggarakan program training baik reguler maupun nonreguler,menyelenggarakan program magang serta menyelenggarakan kursus-kursus pendek. Layanan Konsultansi untuk beberapa program seperti assessment, penelitian, evaluasi atau penguatan kapasitas. Rifka Annisa memiliki kelompok ahli di berbagai bidang seperti gender, isu perempuan dan anak, advokasi dan pengorganisasian masyarakat. Melalui program layanan ini memungkinkan Rifka Annisa untuk berbagi keahlian dengan organisasi-organisasi lain dan kelompok-kelompok masyarakat

Menyelenggarakan program penelitian tentang kekerasan terhadap perempuan serta menyelenggarakan berbagai program pelatian seperti pelatihan sensitifitas gender, pelatihan konseling berperspektif gender, dan lain sebagainya. Menyelenggarakan Bussines Development Services, seperti pemberdayaan ekonomi perempuan korban dalam bentuk pelatihan dan pendampingan usaha, program beasiswa untuk anak-anak korban dan penggalian dana mandiri menuju kemandirian keuangan.

Advokasi dan Pengorganisasian

Membangun system penanganan terpadu untuk perempuan dan anak korban kekerasan dengan melibatkan berbagai sektor atau stakeholder seperti rumah sakit atau penyedia layanan kesehatan, kantor polisi, lembaga bantuan hokum, dan organisasi social lainnya.

Menginisiasi pusat krisis berbasis masyarakat melalui strategi pengorganisasian masyarakat. Program ini memiliki tujuan untuk membangun kemandirian masyarakat dalam menyediakan layanan untuk perempuan dan anak korban kekerasan. Program ini juga memiliki tujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat untuk terlibat aktif dalam gerakan anti kekerasan terhadap perempuan di Indonesia.

Mendesakkan kebijakan responsif gender di tingkat lokal. Berkaitan dengan program ini pada tahun 2006 Rifka Annisa telah berhasil melakukan perubahan penting berkaitan dengan kebijakan ditingkat lokal. Inisiatif Rifka Annisa untuk membangun mekanisme penanganan terpadu untuk perempuan korban kekerasan telah diadopsi oleh pemerintah lokal. (Pemerintah Kota Yogyakarta).

Kampanye dan Media

Kampanye anti kekerasan terhadap perempuan melalui berbagai media. Di antaranya penerbitan buku, pameran photo tentang kekerasan terhadap perempuan, produksi film pender, menyelenggarakan pemutaran film dan diskusi, dan menyelenggarakan dongeng untuk anak tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak.


TAGS


-

Author

Follow Me