• 18

    Feb

    Liputan One Billion Rising Indonesia

    One Billion Rising, sebuah gerakan mendukung stop kekerasan terhadap perempuan diadakan kembali pada 14 Februari 2013. Gerakan yang telah dimulai pada 20 September 2012 yang melibatkan lebih dari 160 negara ini mengkampanyekan aksinya dengan menari dan menyerukan stop kekerasan terhadap perempuan. Tahun ini acara di digelar di Silang Monas Jakarta, Gedung Sate Bandung dan sepanjang jalan Malioboro Yogyakarta. Foto : Caron Toshiko Monika Teks: Brita Putri Utami
  • 18

    Feb

    Kenal Keberagaman Melalui Sekolah Pluralisme

    Oleh: Ani Rufaida Program Studi Agama dan Lintas Budaya (Center for Relegious and Croos-Cultural Studies / CRCS) Sekolah Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada mengadakan Pluralism Knowledge Program atau disebut juga Sekolah Pluralisme Kewargaan (SPK). SPK sendiri adalah sebuah kegiatan pelatihan yang diikuti oleh para aktivis pluralisme atau hak asasi manusia dari perwakilan pulau Sumatera (Aceh, Sumut, Sumbar, Jambi dan Lampung), Jawa (Yogyakarta, Banten, Jakarta, Jateng dan Jatim), Kalimantan, Sulawesi (Sulsel dan Sulteng) dan Papua. Acara yang diikuti olh 28 peserta ini dilakukan dari 11-23 Februari 2013 di Hotel University Club kawasan kampus UGM, Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sehubungan dengan Indonesia yang rentan konflik dan bencana, program perdana ini diselenggarakan
  • 18

    Feb

    Dorong Terwujudnya Landasan Hukum Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

    Oleh: Niken Anggrek Wulan Tak bisa dipungkiri pekerja rumah tangga (PRT) berperan penting dalam membantu kehidupan masyarakat,namun hak-haknya masih kerap terabaikan. Sebut saja upah rendah, jam kerja berlebih, tiadanya jaminan kesehatan dan sosial, serta masih banyaknya PRT usia anak. Adanya anggapan dalam masyarakat bahwa PRT hanya sebagai pembantu rumah tangga membuat PRT kehilangan hak-haknya sebagai pekerja. Belum lagi masalah kekerasan yang dihadapi PRT. Tahun ini, sudah ketujuh kalinya diperingati hari Pekerja Rumah Tangga Nasional. Peringatan itu diinisiasi kasus meninggalnya Sunarsihseorang PRT anak dari Surabayayang dianiaya oleh majikannya. Selanjutnya, setiap tanggal itu pula, dilakukan berbagai aksi di berbagai daerah untuk memperjuangkan hak-hak PRT. Upaya untuk mendorong
  • 13

    Feb

    Kunjungan dari P2TP2A Jambi

    Lembaga kami baru berdiri sejak2009, sampai sekarang belum berjalan dengan maksimal bahkan usaha untuk mengoptimalkan baru kami lakukan beberapa bulan terkahir ini ungkap Ketua Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Muara Bungau Provinsi Jambi saat melakukan study kunjungan di Rifka Annisa Yogyakarta Jumat, 28 Desember 2012. Ia menambahkan ada banyak hal yang perlu kami pelajari dari lembaga lain untuk meningkatkan kinerja tuturnya . P2TP2A yang juga sebagai Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Bunga Provinsi Jambi datang ke Rifka Annisa untuk melihat sistem kelembagaan yang diterapkan dan penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan di Yogyakarta. Acara yang bertempat di dekat ruang devisi keuangan dikemas dengan ngobrol santai, di sela-sela perbincanga
  • 7

    Feb

    Kontrasepsi: Kewajiban Perempuan atau Laki-Laki?

    Oleh: Sri Yulita Pramulia Panani Program keluarga berencana (KB) merupakan salah satu upaya dalam mengendalikan jumlah penduduk, yang telah dimulai sejak era orde baru. Pandangan mengenai banyak anak banyak rezeki saat ini sudah ditinggalkan, karena sudah tidak relevan diterapkan era sekarang, saat kebutuhan hidup dan ekonomi yang semakin mahal. Jika banyak anak maka beban dalam pemenuhan ekonomi juga bertambah sedangkan pendapatan tetap. Faktor sebab perempuan melakukan kontrasepsi salah satunya, karena alasan ekonomi. Sehingga, bisa diasumsikan bahwa ekonomi juga berperan dalam pengendalian penduduk. Alasan lain mengapa perempuan mau memasang alat kontrasepsi karena merasa jumlah anak yang diinginkan sudah cukup. Selanjutnya faktor umur, perempuan memiliki batasan umur untuk memiliki a
  • 21

    Jan

    Problematika Aborsi di Indonesia

    Oleh : Pramulia Panani Kasus aborsi di Indonesia diperkirakan semakin meningkat tiap tahunnya. Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), diperkirakan setiap tahun jumlah aborsi di Indonesia mencapai 2,5 juta jiwa dari 5 juta kelahiran pertahun. Bahkan, 1-1,5 juta diantaranya adalah kalangan remaja. Data yang dihimpun Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan dalam kurun waktu tiga tahun (2008-2010) kasus aborsi terus meningkat. Tahun 2008 ditemukan 2 juta jiwa anak korban Aborsi, tahun berikutnya (2009) naik 300.000 menjadi 2,3 juta janin yang dibuang paksa. Sementara itu, pada tahun 2010 naik dari 200.000 menjadi 2,5 juta jiwa. 62,6 persen pelaku diantaranya adalah anak berusia dibawah 18 tahun. Metode aborsi 37 persen dilakukan me
-

Author

Follow Me